pada awal nya saya tertarik menjadi seorang enterpreneur saat pertama kali menghadiri seminar Wirausaha Muda Mandiri 2008 dengan pembicara : Ir.Ciputra, Ferry (outlet), dan Pemilik kebab turki baba rafi,dsb.
banyak sekali hal yang saya dapat mengenai enterpreuner muda kuhusnya untuk memulai suatu usaha kecil namun "spektakuler" dengan memiliki inovasi yang belum pernah ada sebelum nya.
Begitu juga yang telah diajarkan oleh Bapak Djadja.Sardjana, S.T., M.M tentang seorang enterpreneur,diluar kesadaran kita sebagai mahasiswa awam, banyak sekali peluang usaha yang ada dihadapan kita semua.
semua itu hanya tergantung bagaimana kita menanggapi peluang - peluang tersebut. dalam wirausaha yang telah diajarkan di kelas bahwa ber wirausaha itu harus memiliki Mindset sbb :
• Action not reaction
• Berpikir Simpel
• Selalu Mencari Peluang Baru
• Mengejar Peluang dengan Disiplin Tinggi
• Hanya mengambil Peluang Terbaik
• Fokus pada Eksekusi
• Memfokuskan Energi setiap orang dalam bisnis.
Seorang Wirausaha menggeluti usaha tidak sekedar ala kadarnya, akan tetapi dengan keberanian,kegigihan sehingga usahanya tumbuh, Bersahabat dengan ketidakpastian, Menjalankan usaha yang RIIL, bukan spekulatif seperti Mendewa-dewakan “passive income” contohnya.
Dikelas sering diajarkan bahwa mulai lah melihat peluang dari hobby yang kita miliki. dan Modal utama berwirausaha bukanlah uang, melainkan keyakinan untuk tumbuh dan menang, Trust atau kepercayaan dari seseorang merupakan satu hal yang tidak kalah pentingnya dari beberapa hal diatas, sangat sulit menjaga suatu kepercayaan seseorang terhadap apa yang kita lakukan.karena kepercayaan lah seorang akan tumbuh dengan sendirinya baik dari segi spiritual maupun materi.
Dalam mengubah pola pikir seorang mahasiswa biasa menjadi mahasiswa enterpreneur yaitu be Creative
"Sebenarnya masalah yang kita hadapi
tidak berubah, tetapi yang kita ubah
adalah cara kita dalam memandang
masalah tersebut melalui pola pikir positip.
Misal : memandang kegagalan sebagai
sukses yang tertunda, bukan kegagalan
sebagai alasan untuk frustasi berat"
tidak berubah, tetapi yang kita ubah
adalah cara kita dalam memandang
masalah tersebut melalui pola pikir positip.
Misal : memandang kegagalan sebagai
sukses yang tertunda, bukan kegagalan
sebagai alasan untuk frustasi berat"
kutipan dari Stephen Covey - The 7 Habits of Highly Effective People,
"Kalau Anda menginginkan
perubahan kecil dalam hidup,
ubahlah perilaku Anda. Tetapi
bila Anda menginginkan
perubahan yang besar dan
mendasar, ubahlah pola pikir
Anda."
perubahan kecil dalam hidup,
ubahlah perilaku Anda. Tetapi
bila Anda menginginkan
perubahan yang besar dan
mendasar, ubahlah pola pikir
Anda."
Hidup Dengan Kejelasan Tujuan
Untuk menjadi sesorang yang berorientasi pada tujuan,maka lakukanlah dalam hidup Anda langkah-langkah
sebagai berikut:
– Tetapkan tujuan akhir (misalnya: Hidup yang bahagia, sehat,terjamin secara ekonomi dan sejahtera);
– Tentukan langkah-langkah kecil untuk mencapai tujuan tersebut(misalnya: Menyelesaikan studi, bekerja selama 5 tahun, lalu membuka usaha)
– Perhatikan setiap kemajuan yang sudah dicapai (misalnya: Melakukan evaluasi, lalu berevolusi, pindah usaha, merekrut manajer, memperbaiki proses produksi);
– Saat dapat mencapai goal, rayakanlah bersama karyawan dan keluarga; dan
– Pikirkan tujuan-tujuan baru yang lebih menantang
jadi, seorang enterpreneur harus dapat melihat peluang, pandai menghadapi masalah ( menanggulangi resiko ), memiliki inovasi, dan berkarya.
setelah lulus , saya akan lebih berfikir bagaimana untuk menciptakan lapangan kerja baru , bukan menambah jumlah pengganguran.
Sekian ulasan saya tentang Kuliah Kewirausahaan. Semoga bermanfaat, terus berinovasi dan berkreasi. Salam Entrepreneur!!!

cool..
BalasHapus